Salah satu masalah wajah yang sering dialami wanita adalah jerawat. Tak jarang wanita mengalami masalah jerawat. Bahkan sampai banyak wanita yang bertanya-tanya kenapa hal tersebut bisa terjadi? Apalagi saat akan menstruasi. Menurut beberapa studi yang pernah dilakukan oleh para ahli, hampir 65% perempuan mengalami kulit sensitif menjelang menstruasi yang menyebabkan munculnya jerawat. Seperti yang telah diketahui bahwa rata-rata siklus bulanan dari perempuan adalah 28 hari, dimana kondisi hormon masing-masing perempuan akan berbeda-beda.

Nah, jenis hormon saat menstruasi itu ada dua, yaitu hormone estrogen dan hormone progesteron yang nantinya akan meningkat dalam 2 minggu sebelum menstruasi untuk persiapan rahim untuk kehamilan.

Pada setengah periode pertama, tubuh perempuan akan lebih didominasi oleh hormon estrogen, dan pada sisa waktu setelahnya hormon progesteron akan mengambil alih. Kedua kadar hormon tersebut akan turun drastis ketika darah menstruasi mulai keluar.

Pada saat kedua hormon tersebut menurun kadarnya didalam tubuh, terdapat jenis hormon lainnya yaitu hormon testosteron yang memiliki kadar sedikit namun berada pada level yang sama sepanjang bulan.

Dari kondisi tersebut dapat diketahui bahwa sebelum dan saat menstruasi, maka kadar hormon testosteron akan relatif lebih tinggi didalam tubuh. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan adanya dampak terhadap kulit perempuan, dimana diketahui bahwa hormon testosteron merupakan salah satu jenis hormon penyebab jerawat.

Menstruasi Dapat Menyebabab Jerawat

Adanya perubahan kadar hormon estrogen dan progresteron merangsang produksi sebum yang berfungsi sebagai pelumas kulit alami. Namun, saat sebum bercampur dengan sel kulit mati dan belum lagi adanya bakteri penyebab jerawat, maka akan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit sehingga munculnya jerawat tidak dapat dihindari lagi.

Apalagi saat menstruasi wajah lebih cenderung sensitif, sehingga kemungkinan munculnya jerawat maupun masalah kulit lainnya lebih tinggi.

Hal tersebut juga belum ditambah dengan kadar hormon testosteron yang cenderung lebih tinggi saat menstruasi, dimana hormon ini sebenarnya juga berfungsi untuk lebih mengaktifkan kelenjar minyak pada kulit.

Kondisi tersebut juga merupakan penyebab jerawat saat menstruasi, dimana menyebabkan adanya produksi sebum yang meningkat. Adanya kadar sebum yang berlebih pada kulit dapat menyebabkan munculnya bakteri penyebab jerawat lebih banyak, karena minyak ini dapat menyediakan makanan bagi bakteri. Maka dari itu, munculnya jerawat saat menstruasi menjadi hal yang sulit untuk dihindari.

Jadi, penyebab adanya jerawat saat menstruasi memang sudah ada secara ilmiah ya! Jadi tidak heran jika kulit lebih sensitive saat menstruasi.