Krim wajah merupakan salah satu skincare routine yang sangat penting kamu miliki. Banyak sekali manfaat dari krim wajah yang bisa kamu rasakan. Krim wajah terdapat dua jenis, yaitu krim pagi dan krim malam. Krim wajah bermanfaat untuk melembabkan, melindungi, serta menutrisi kulit wajah. Tapi meskipun kamu sudah menggunakan krim wajah setiap hari, belum tentu kamu mendapatkan hasil yang makasimal. Kira-kira apa ya penyebabnya ? mungkin saja, ada beberapa cara yang kurang tepat saat kamu memakai krim wajah. Nah, berikut beberapa cara yang bisa kamu praktikan dalam penggunaan krim wajah. Simak ya!

Oleskan Secara Tipis-tipis Saja

Saat memakai krim wajah, kamu tidak perlu banyak mengoleskannya, tapi secukupnya saja. Oleskan krim wajah secara tipis-tipis secara merata di wajah kamu. Krim dapat bekerja secara optimal ketika kamu mengoleskan krim secukupnya, agar kamu mendapatkan hasil terbaik untuk wajah kamu yang cantik.

Oleskan secara merata

Dalam memakai krim wajah pertama-tama kamu bisa mengoleskan sedikit krim pada beberapa titik wajah, kemudian kamu bisa ratakan dari sisi terluar wajah menuju ke bagian tengah dengan gerakan memutar keatas. Kamu bisa memulai dari bagian tengah dagu, kemudian pijat perlahan-lahan dengan gerakan melingkar yang lembut ke garis rahang, terus menuju ke dahi dan berakhir di area hidung.

Hindari penggunaan krim di daerah hidung ked ahi sampai ke dagu. Karena, krim wajah berpotensi tertahan dan menumpuk disekitar jalur garis rambut dekat telinga saat kamu mengoleskannya. Pori-pori tersumbat akibat pori-pori yang menumpuk yang menimbulkan banyak komedo dan jerawat di area tersebut.

Oleskan pada sampai bagian leher

Sebaiknya setelah mengoleskan krim ke seluruh wajah, kamu juga bisa mengoleskannya ke bagian leher. Namun, banyak orang sering mengoleskan krim wajah dalam jumlah lebih banyak di wajah, kemudian sisanya baru diaplikasikan ke leher. Cara ini sebenarnya kurang tepat. Sebaiknya, pisahkan bagian krim untuk wajah dan untuk leher.

Oleskan Krim Setelah Mandi

Kamu bisa menggunakan krim setelah mandi atau membersihkan wajah. Karena pada saat itu kulit wajah masih berada dalam kondisi lembab, sehingga bisa menyerap krim dengan lebih baik.

Gunakan krim wajah yang sesuai dengan jenis kulit

Kalau kamu merasa menggunakan produk krim wajah apa saja tidak masalah, kamu perlu berpikir ulang. Karena setiap orang punya jenis kulit wajah yang berbeda-beda. Jenis kulit berminyak, kering, normal, dan kombinasi. Masing-masing membutuhkan krim khusus yang dapat memenuhi kebutuhannya.

Selain menyesuaikan dengan jenis kulit, kamu juga perlu membedakan antara krim siang dengan krim malam. Krim siang biasanya mengandung SPF yang dapat melindungi kulit wajahmu dari dampak buruk sinar matahari. Sedangkan krim malam, mengandung berbagai macam vitamin yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit yang terjadi di siang hari.

Gunakan Krim Pagi yang Mengandung SPF

Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis. Saat siang hari matahari bias sangat terik, kamu disarankan untuk menggunakan krim siang dengan kandungan SPF. SPF mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB yang bias menyebabkan kerusakan kulit.

Nah, kalau kamu bingung mau menggunakan krim apa yang tepat. Kamu bisa menggunakan krim wajah dari Maggie Glow. Maggie glow mempunyai krim wajah khusus untuk wajah berjerawat dan normal. Untuk wajah berjerawat, berminyak ataupun kusam kamu bias menggunakan Acne Day Cream dan untuk malam hari kamu bisa menggunakan Acne Night Cream. Acne Cream mengandung Alpha Arbutin yang mampu mencerahkan kulit wajah kamu secara alami. Maggie Glow Acne Day Cream sudah dilengkapi dengan tabir surya untuk membantu melindungi kulit wajah dari pengaruh buruk sinar matahari. Maggie Glow Acne Cream di formulasikan khusus untuk kulit wajah berjerawat maupun tidak berjerawat.

Dan untuk wajah kamu yang normal, kamu bisa memakai Whitening Day Cream & Whitening Night Cream. Dengan kandungan utama sabi white dan alpha arbutin mampu membuat kulit wajah lebih cerah, tetap lembab, lembut dan terasa lebih halus. Sabi white mempunyai efek anti inflamasi dan antioxidant sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan akibat radikal bebas yang berasal dari sinar UV, bahan kimia, polusi udara dan lain-lain yang dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.