Biasanya seseorang yang baru beranjak remaja sampai dewasa belum sama sekali mengenal apa itu skincare. Biasanya untuk produk wajah mereka hanya pakai facial wash saja. Dan saat disarankan untuk memakai skincare mereka pasti bingung harus memulai darimana. Bingung memilih produk mana yang penting dan mana produk yang tidak penting.

Tapi mungkin bukan hanya kamu saja yang merasakan hal seperti ini, masih banyak pemula yang belum mengetahui apa gunanya skincare ini. Nah, berikut ini ada beberapa rangkaian skincare yang harus kamu perhatikan nih sahabat Maggie, apalagi buat kamu yang masih pemula.

Ketahui Jenis Kulit

Pertama yang harus kamu lakukan adalah mengetahui jenis kulit wajah kamu. Apakah kering, berminyak, kombinasi atau sensitif? Jika kmau mempunyai kulit wajah yang kering, mungkin saja ingin mengatasi rasa kering dengan menambah hidrasi pada kulit, dan menghilangkan flaky skin agar permukaan kulit lebih halus. Yang punya kulit berminyak atau kombinasi, mungkin saja concern utamanya adalah ukuran pori-pori yang besarnya kadang bikin malu (curcol dikit boleh ya) dan rentan berjerawat. kulit kering, mungkin saja ingin mengatasi rasa kering dengan menambah hidrasi pada kulit, dan menghilangkan flaky skin agar permukaan kulit lebih halus. Yang punya kulit berminyak atau kombinasi, mungkin saja concern utamanya adalah ukuran pori-pori yang besarnya kadang bikin malu (curcol dikit boleh ya) dan rentan berjerawat.

Jika kalian sudah mengetahui jenis kulit kalian sendiri, kalian bisa menentukan skincare dengan kandungan apa yang kalian butuhkan. Jangan sampai keliru dalam memilih skincare ya. Misalnya ada teman yang punya kulit kering dan cocok banget dengan pelembap A. Kalau Kamu punya kulit berminyak, ya jangan sampai tergoda untuk beli pelembap A juga. Hasil akhirnya pasti beda.

Mulai Dengan 4 Produk Skincare Dasar

Untuk pemula kamu bisa mulai dengan 4 produk dasar, yaitu facial wash, toner, day cream dan night cream. Keempatnya punya peranan penting untuk kesehatan kulit. Kulit yang bersih diketahui jadi modal utama untuk mendapat kulit sehat. Toner pun menarik karena beragam jenis dan fungsinya. Ada toner yang digunakan untuk memastikan tidak ada makeup atau kotoran yang tersisa pada kulit setelah ritual membersihkan muka. Ada toner yang fungsi utamanya mengembalikan pH kulit agar kembali seimbang, dan ada juga toner yang sifatnya hydrating untuk memberi kelembapan ekstra. Nggak usah bingung ya. Kalau ditarik benang merahnya, fungsi umum toner adalah mempersiapkan kulit untuk produk skin care yang akan dipakai berikutnya. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan kulit, atau kalau kamu ingin langsung mempraktikkan double toning, ya tidak apa-apa 😉

Menerapkan Double Cleansing Di Malam Hari

Anda yang sehari-hari menggunakan makeup, atau cukup aktif pindah dari satu lokasi ke lokasi lainatau cukup sering menghabiskan waktu di luar ruangan, ada baiknya menerapkan double cleansing dalam rutinitas skin care Anda di malam hari. Konsep double cleansing adalah mengangkat makeup, kotoran, minyak berlebih, dan sisa produk skin care yang sebelumnya dipakai di pagi hari dengan cleanser pertama, lalu menggunakan cleanser kedua untuk membersihkan kulit wajah.

Cleanser pertama, yang terbukti bisa bekerja dengan baik untuk melakukan tugasnya adalah cleanser dengan tekstur minyak, balm, atau krim. Cleanser pertama ini umumnya digunakan pada kulit yang kering dan belum dibasahi. Usapkan dengan gerakan memutar seperti memijat kulit dengan perlahan, sampai makeup dan kotoran larut, lalu bilas sampai bersih. Setelahnya, baru gunakan cleanser kedua yang sifatnya lebih lebih lembut, punya kadar pH yang rendah (5 – 6) untuk membersihkan kulit. Bisa cari informasinya di internet, atau mengukurnya sendiri dengan pH strips. Agak repot, tapi memang terkadang butuh effort ekstra supaya punya kulit sehat 🙂