Agar mendapatkan penampilan yang cantik, tidak sedikit wanita yang rela melakukan berbagai macam perawatan dengan hal-hal yang aneh dan unik. Mulai dari perawatan-perawatan yang terlihat mudah sampai mengerikan. Kebayang nggak sih untuk tampil cantik itu memerlukan pengorbanan yang luar biasa. Hehe

Dari berbagai kebudayaan maupun perkembangan jaman, perawatan kecantikan melibatkan sihir, rasa sakit, bahkan tak jarang membahayakan kesehatan maupun keselamatan diri.

Kita bisa lihat dari beberapa sejarah perawatan kecantikan yang aneh hingga prosedur berbahaya demi mendapatkan penampilan yang menarik.

Perawatan Kecantikan pada Era Renaisans

Dalam era ini, make up dianggap sebagai sihir yang dapat menipu pria sehingga tak berdaya. Make up perempuan jaman Renaissance dimaksudkan untuk mendapatkan kulit yang pucat. Make up ini terdiri dari karbonat, hidroksida, dan oksida timbal.

Kombinasi dari zat tersebut serta penggunaan dalam jangka panjang bisa menyebabkan kasus kelumpuhan otot bahkan kematian.

Cara lain yang populer untuk mendapatkan wajah pucat adalah dengan lintah. Lintah dilekatkan di telinga yang kemudian akan menguras darah dari wajah perempuan tersebut, sampai mendapatkan penampilan yang diinginkannya meskipun harus pingsan.

Perawatan Kecantikan Kuno

Dalam Alkitab, selama pemerintahan Ratu Esther, tercatat adanya spa treatment yang berlangsung selama satu tahun penuh. Para perempuan melakukan perawatan dengan menggunakan minyak, myrrh, dan parfum lainnya untuk persiapan bertemu dengan raja. Orang Yunani kuno meyakini bahwa kotoran buaya dapat memperlambat proses penuaan. Karena anggapan tersebut, para perempuan mencampur kotoran buaya dengan lumpur hangat sebagai bagian dari perawatan kecantikan mereka.

Di Iran kuno, perempuan membuat pewarna rambut yang terdiri dari pacar (henna), berudu, dan darah sapi.

Perawatan Kecantikan pada Era Elizabeth

Pada era Elizabeth, para lelaki memiliki rahasia kecantikan yang aneh. Mereka melengkungkan rambut panjang mereka dengan besi panas kemudian dilumuri permen karet agar tetap bertahan pada gaya yang diinginkan.

Selama era Elizabeth, para perempuan inggris mencat wajah mereka dengan putih telur agar wajah mereka terlihat sayu dan mewarnai rambutnya dengan alkali. Ketika larutan alkali menyebabkan rambut rontok, maka rambut palsu (wig) pun menjadi populer. Agar tetap rapih, wig sering diminyaki dengan lemak babi. Namun, lemak babi ini dapat menarik kutu serta hama lainnya.

Perawatan Periode Abad Pertengahan

Pada periode abad pertengahan, para perempuan menghilangkan garis rambut mereka untuk membuat dahi mereka terlihat lebih tinggi. Selain itu, kulit pucat menjadi pertanda kecantikan bagi perempuan. Bahkan mereka rela melukai diri sampai berdarah untuk membuat kulit mereka nampak lebih putih.

Di Jepang, budaya Geisha mulai berkembang dan para perempuan memutihkan wajah mereka dengan campuran tepung beras dan kotoran burung. Campuran tersebut tidak hanya dioleskan ke seluruh wajah, melainkan juga ke dalam lubang hidung dan bibir mereka.

Perawatan pada Jaman Modern

Perawatan kecantikan yang aneh dan unik bukan hanya ada pada jaman dulu saja, tapi juga pada jaman modern. Misalnya saja penggunaan lender bekicot untuk menyembuhkan jerawat. Beberapa produk perawatan kulit alami sebenarnya terbuat dari lendir bekicot. Crisco diduga membuat remover make up mata super dan pelembab dari lendir bekicot.

Kotoran burung bahkan digunakan dalam beberapa produk facial mahal. Ada juga yang menggunakan aspirin untuk menghilangkan ketombe dan digunakan untuk keramas. Jika tidak mau menggunakan lendir bekicot atau kotoran burung, Anda bisa mencoba menggunakan pasta gigi untuk menyembuhkan jerawat atau ruam kulit.

Ternyata perawatan yang aneh dan unik bukan hanya terjadi pada jaman dahulu saja ya. Tetapi di jaman modern seperti ini juga masih ada. Mungkin ada beberapa yang percaya ada juga yang tidak percaya. Karena sekarang banyak sekali orang yang menggunakan perawatan secara instan seperti operasi pelastik, yang bahkan bisa sampai membahayakan nyawa meraka. Jangan seperti itu ya, kita bisa melakukan perawatan secara herbal atau menggunakan make up saja. Daripada membahayakan diri sendiri, lebih baik melakukan perawatan dengan cara-cara yang aman.