Siapa sih yang nggak kenal rokok ? meski sudah terpampang nyata ditiap buungkus rokok bahwa “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.” Dengan poster foto yang aneh-aneh. Tapi, masih banyak saja orang yang merokok. Kenapa ? hanya karena alasan sudah biasa, tau kalau nggak ngerokok mulut terasa asam dan lain-lain. Padahal kebiasaan bisa diubah loh, kenapa hal yang yang buruk bisa jadi kebiasaan, sementara kamu bisa membiasakan kebiasaan yang yang baik.

Nah, ternyata bukan hanya itu saja loh. Tapi ada bahaya dari merokok lainnya yang tidak kita sadari. Yaitu merokok dapat menyebabkan jerawat tumbuh makin menjadi-jadi. Apa hubungannya dengan jerawat ? bukannya jerawat disebabkan oleh kotoran dan minyak wajah berlebih ? nih kalo kalian mau tau penyebab kenapa rokok menyebabkan jerawat makin parah. Simak ya !

Penyebab Jerawat makin parah!

Penyebab jerawat umumnya karena tumpukan minyak berlebih diwajah (sebum), kotoran, debu, hormone, dan kulit mati yang menyumbat pori-pori. Satu penelitian dari San Gallicano Dermatological Institute di Roma menemukan bahwa merokok dapat menyebabkan “panen” jerawat di wajah, termasuk komedo besar. Temuan ini didapat setelah mengamati 1.000 perempuan berusia 25 sampai 50 tahun. Hasilnya, 42 persen dari wanita perokok memiliki wajah yang berjerawat, sementara di kalangan non-perokok hanya 10 persen saja.

Berikut Ini Beberapa masalah yang terjadi karena rokok :

  1. Menyebabkan penuaan kulit

    Selain menyebabkan jerawat, merokok juga dapat membuat kulit tampak lebih tua. Ciri-ciri kulit kamu mengalami penuaan seperti keriput dan garis-garis halus di sekitar mata. Asap rokok yang mengenai wajah dan racun rokok yang tertinggal dalam tubuh sama-sama dapat menciptakan radikal bebas, merusak protein kulit, dan merusak produksi kolagen.

 

  1. Menyebabkan jaringan parut bekas jerawat yang memburuk

    Bukan hanya itu loh, jerawat juga bisa memperburuk bekas jerawat. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang mengamati 992 orang berjerawat parah yang ditangani di klinik dermatologi rumah sakit selama 8 tahun. Hampir 91 persen pasien memiliki bekas jerawat bopeng parah di wajah, dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Penelitian ini dipresentasikan dalam acara konferensi tahunan British Association of Dermatologists, di Manchester.

    Dokter Raman Bhutani, anggota tim peneliti dari Harrogate District Foundation Trust mengatakan, penelitian ini membuktikan bahwa merokok bisa memperburuk jaringan parut pada orang yang rentan berjerawat. Namun, perlu penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan bagaimana cara kerja rokok memperburuk jaringan parut.

 

  1. Kulit Menjadi Kusam

    Merokok secara tidak langsung akan menyerap nutrisi penting dalam tubuh seperti vitamin C, yang seharusnya berfungsi untuk melindungi sekaligus memperbaiki kulit yang rusak. Kandungan nikotin nyatanya juga bisa menghalangi laju aliran darah, dan karbon monoksida dalam asap rokok yang dengan mudahnya bercampur bersama oksigen di dalam kulit Anda. Tak perlu waktu lama, semua dampak dari merokok ini akan berimbas pada kulit kering dan kusam.

 

  1. Kulit Keriput

    Perokok lebih susah tidur dengan nyenyak daripada mereka yang tidak merokok. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya efek samping khas dari kurang tidur yakni berupa kantung mata dan lingkaran gelap di sekitar mata. Tidak berhenti sampai di situ saja, bahan kimia yang terdapat dalam setiap batang rokok pun dapat merusak struktur kulit sekaligus pembuluh darah di sekitar mata Anda.

Masih mau merokok lagi ? padahal untuk perawatan majah yang bermasalah lebih mahal loh dari harga rokok. Ada istilah lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau kulit wajah kamu berjerawat meradang bahkan sampai bopeng, kamu bukan hanya tidak nyaman pastinya juga tidak percaya diri. Apalagi kalau harus menghadiri acara-acara penting. Jadi mulai sekarang yuk hidup sehat.