Apakah kamu sering menggunakan bedak tabur namun tidak terlihat optimal saat diaplikasikan? Itu berarti kamu ada yang salah ketika memakainya. Mengaplikasikan makeup memang terkadang terasa rumit. Banyak hal yang harus diperhatikan, mulai dari hal-hal kecil yang harus diteliti. Apalagi untuk jenis bedak tabur yang cenderung lebih sulit digunakan.

Nah, daripada kamu bingung dan tetap memakai cara yang salah. Lebih baik kamu simak tips berikut ini, agar bedak tabur yang kamu gunakan terlihat optimal sepanjang hari!

Menggunakan Formula yang Benar

Apakah kamu sudah memakai bedak tabur dengan formula yang benar? Sebelum kamu membeli bedak tabur, kamu harus kenali dulu kandungan dari bedak yang akan kamu gunakan. Dan sesuaikan dengan jenis kulit wajahmu terlebih dulu ya. Jika kulit kamu berminyak, sebaiknya jangan menggunakan bedak tabur yang dianjurkan untuk kulit kering. Karena di dalam bedak tersebut pasti mengandung sedikit oil untuk melembapkan kulit. Kalau kamu menggunakannya, bisa jadi kulitmu tambah berkilau karena minyak.

Selain untuk mempertahankan keadaan bedak sepanjang hari, memilh formula yang tepat juga penting untuk mencegah masalah kulit seperti jerawat.

Menentukan Warna Sesuai Tone Kulit Kamu

Setelah mengetahui kandungan bedak tabur yang akan kamu beli, jangan langsung kamu beli ya! Kamu harus kenali undertone kulit kamu juga, agar kamu terlihat lebih sempurna. Salah satunya dengan melihat urat nadi. Warna kebiruan berarti kamu masuk dalam kategori ‘cool’ alias makeup dengan kandungan warna pink-ish sementara warna nadi kehijauan masuk dalam kategori ‘warm’ dan memerlukan makeup dengan kandungan warna yellow-ish.

Mengapa perlu warna yang benar-benar sesuai? Agar ketika makeup menyerap ke kulit, kombinasi warna tidak bertabrakan dan terlihat cemong. Kamu juga tidak perlu khawatir jika bedak kamu menipis di akhir hari.

Tuangkan Bedak pada Wajah Datar

Salah satu kesalahan menggunakan bedak adalah pemakaiannya yang terlalu tebal. Mungkin karena kamu tidak menakarnya terlebih dahulu. Selain dengan menepuk-nepuk kuas sebelum ditempelkan ke wajah, kamu bisa menggunakan wadah lain untuk memindahkan bedak yang akan kamu gunakan. Tempat paling mudah adalah tutup produk bedak taburmu.

Tuangkan sedikit pada tutup yang datar sehingga banyak sedikitnya dapat lebih terlihat. Jika berlebih, kamu hanya tinggal mengembalikan tutupnya ke tempat semula.

Menggunakan Dua Aplikator Kuas dan Spons

Penggunaan kuas dan spons tentu saja berbeda. Jika kamu ingin bedak tahan sepanjang hari, keduanya perlu digunakan. Pertama, gunakan kuas untuk mengambil bedak dan meletakannya pada wajahmu. Cukup ditepuk hingga menumpuk pada beberapa titik di wajah yaitu di bawah mata, kedua pipi dan pelipis. Biarkan beberapa detik agar meresap dan sementara itu kamu bisa melakukan hal yang lain seperti menentukan warna eyeshadow yang ingin kamu gunakan.

Kemudian usap dengan kuas dengan teknik memutar. Dari bawah mata ke arah tulang pipi, dari pipi bagian bawah ke arah rahang hingga telinga dan dari pelipis menuju dahi. Setelah itu baru ambil lagi bedak dan usapkan ke bagian t-zone dahi, hidung hingga dagu tipis saja.

Setelah selesai gunakan spons dengan teknik dabbing yaitu menepuk seluruh wajah secara perlahan untuk meratakan warna bedak.

Aplikasikan Tipis pada Area T-zone

T-zone adalah area dengan produksi minyak paling banyak. Area ini mencangkup dahi, hidung dan dagu. Maka, tidak perlu mengaplikasikan bedak terlalu tebal di bagian ini. Cukup ambil sedikit bedak dan mengaplikasikannya dengan usapan ringan atau dengan menepuk.

Bagian ini juga yang penting untuk kamu touch-up di tengah hari nanti. Hilangkan minyak dengan tisu dan kamu bisa mengaplikasikan bedak ulang dengan cara yang sama.

Oke, itulah tips yang bisa sahabat Maggie aplikasikan dalam penggunaan bedak tabur ini ya. Selamat mencoba!